" /> " /> " /> " />

Tag Archive: Bank Puisi

Beku

BEKU

Herrrr…….   Herrrrr…….

Dingin ……………

Betapa dinginnya malam ini

Angin berteriak

berhembus

Meniup aroma antartika

 

Angin berlarian …….

Saling canda tawa

Mencium bumi

Sayangnya, dia mengepung diriku

 

Dingin……dingin……..

Kubeku…beku….

Malam beku….

 

Menyalakan Harapan

Memang saat ini, belum berlayar antar pulau

Mengungkap sejarah, membungkam emosi

Tentang hasrat menikmati estetika alam.

Memang saat ini belum mnembus jarak jauh dengan mengudara

Menjadi sutradara dalam sebuah scenario

Meleburkan budaya dan bahasa

Menumbangkan dinding batas sebuah interaksi

 

Menjejakan kaki

Diatas butiran pasir di padang pasir

 

Atau butiran es didaratan bersalju

Menancapkan bendera berlambang keberanian

Melumpuhkan ketidak percayaan diri akan realitas sebuah harapan

 

Aku juga layak, menerobos gerbang

Menjelajahi bawah laut

Merekam banyank kejadian yang belum terungkap

Merekam banyak keindahan alam

Mengungkap rahasia

 

Ataukah mendaki…..

Memecah betiran keringat, menggerakan tubuh lebih tangguh

Untuk mengundang dahaga rasa syukur

Atas nikmat sang maha kuasa

Terus berjalan mencapai puncak

Menyalakan harapan

Bekasi, 25 maret 2014

Imajinasi Liar

Imajinasi Liar

Bekasi, 5 Januari 2014

 

Berpikir, ataukah diam, ataukah aktivitas apapun

Ide itu kadang muncul tiba-tiba,

Sebuah imajinasi liar….

 

Imajinasi diluar kebiasaan

Imajinasi yang bukan konvensional,

Tetapi unik dan membawa perubahan

Ya, inilah yang patut diperjuangkan…

 

Emosi dan semangat berkreasi,

Merukan awal semangat juang

Membuka pikiran, melihat, membaca, mendengar…

Terbuka bebas….

Memperhatikan keadaan…

 

Imajinasi liar, awal sebuah inovasi….

 

 

 

 

Merajut Kepercayaan

Merajut Kepercayaan

Bogor, 15 Januari 2014

 

Aku bersabar,

Di posisi aku mulai meniti karir,

Perlahan, tetapi pasti

Tahap demi tahap, mengarah kemajuan.

 

Baru, butuh waktu

Kepercayaan itu terjalin

 

Baru, butuh kesabaran

Butuh penyesuaian

Butuh keterbukaan

 

Sisi lain dariku,

Sangat menyayangkan akan tingkah yang masih diragukan,

Ingin kubuktikan kalau kreativitasku tak perlu dicemaskan.

Sisi lainnya menekanku untuk memendam kesabaran

Hingga tiba saatnya, kepercayaan seutuhnya datang.

Terbukti!!!

 

Puisi: Harapan

Dalam lubuk hati yang terdalam

Tertera harapan gemilang

Semua yang kuidamkan

Berharap terwujudkan

Semua yang kugapai

Berharap menjadi kenyataan

Hanya doa dan ikhtiar

Bekal menempuhnya

Serta dukungan

Sebagai kekuatannya

Walau banyak pengorbanan

Dan tetesan keringat

Yang melumuri badan

Aku tak akan goyah

Meraih harapan

[09-12-07]