Ada hal yang saya harapkan setelah lulus dari sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA). Saya sangat menginginkan untuk melanjutkan studi ke jenjang berikutnya, tidak lain yaitu jenjang perguruan tinggi. Sempat ada kebingungan dengan perguruan tinggi apa yang harus saya pilih dan di sisi lain program studi apa yang harus saya ambil. Dari sanalah saya pun mulai mencari jenjang perguruan tinggi yang saya harapkan dan mulai lebih memperhatikan bidang apa yang saya ingin kembangkan. Saya mengintip nilai rapor selama sekolah di SLTA dan ternyata nilai kimia yang menjadi sebuah kebanggaan dan saat itulah lewat jalur Undangan seleksi masuk IPB (USMI) lah saya bisa mendapat label sebagai seorang mahasiswa S1  Kimia  perguruan tinggi yang berlabel pertanian di kota tegar beriman itu. Kampus hijau, Institut Pertanian Bogor.

Kimia dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan bahan alam semesta dan perubahan yang dijalani material. Kimiawan terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang sangat berbeda seperti memeriksa partikel dasar materi, mencari molekul dalam ruang, membuat bahan baru dari semua jenis, menggunakan bakteri untuk memproduksi bahan kimia seperti insulin, dan menemukan metode baru untuk deteksi dini penyakit. Kimia sering disebut sebagai pusat ilmu—dan dengan alasan yang baik. Sebagian besar fenomena yang terjadi di dunia sekitar kita melibatkan perubahan-perubahan kimia dari satu atau banyak zat menjadi zat lain yang berbeda. (referensi 1)

Setelah beberapa lama menuntut ilmu di Universitas tersebut saya semakin senang dengan progam studi yang saya pilih. Saya semakin mengetahui prospek kerja jurusan kimia. Lulusan program studi kimia bergelar Sarjana Sains (S.Si). Alumni program studi kimia memiliki peluang kerja yang cukup terbuka. Pekerjaan-pekerjaan seperti tenaga peneliti, quality control, supervisor laboratorium, pengolahan limbah, dosen perguruan tinggi, dan pekerjaan yang terkait dengan masalah lingkungan merupakan bidang yang sangat relevan untuk diisi alumni program studi kimia. Disamping itu lulusan program studi kimia memiliki latar belakang pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk bekerja pada perusahaan bidang instrumen dan posisi tertentu pada perusahaan bidang farmasi. Sektor lain seperti bidang pendidikan dimungkinkan untuk diisi oleh alumni program studi kimia. Lulusan program kimia juga berpeluang untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri. Keteramppilan dan pengetahuan enterpreuneurship merupakan bidang yang terus dikembangkan di program studi ini. Studi lanjut merupakan alternatif lain yang dapat dilakukan oleh lulusan program studi (referensi 2).

Program Kimia IPB lebih mendalami kepada ilmu murni, sehingga para mahasiswa dituntut menjadi ahli dalam ilmu kimia, bekerja pada bidang riset, Keilmuan, analis, ataupun menjadi seorang Enterpreuneurship. Dengan kata lain seorang lulusan Kimia terorientasi sebagai peneliti di berbagai instansi baik pemerintah, lembaga asing, maupun industri swasta. Juga bisa masuk ke laboratorium industri makanan, obat-obatan, farmasi, tekstil, petrokimia, dsb. Banyak juga lulusan kimia yang terjun ke dunia pendidikan sebagai tenaga pengajar di sekolah atau dosen di universitas (referensi 3). Hal ini seperti tujuan dari Departemen Kimia ialah mengembangkan program pendidikan kimia yang profesional dan mampu menghasilkan lulusan yang berbekal cukup untuk memasuki dunia kerja serta berinovasi dalam mengembangkan kariernya sehingga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri, mampu bekerja sama dan beradaptasi, berdaya saing tinggi, dan berakhlak terpuji (referensi 4).

Saya sempat berfikir ingin menjadi seorang yang menguasai bidang kimia seperti tokoh- tokoh yang berjasa dalam bidang kimia. John Thyndal (1820-1893) meramalkan matahari akan terbit di sebuah pulau yang berada dalam cengkeraman es. ” Membunuh bakteri dalam susu, disebut Pasteurisasi. Namun Tyndalisasi di Prancis lebih digemari. Tyndall-lah yang pertama memikirkan ini. Seabad sebelum Alexander Flemming menemukan Pinicillin,Tyndall sudah menjelaskan kerja jamur ini yang dapat menghasilkan zat antibiotik, menghambat tumbuhnya bakteri. Selesainya boom rel kereta tahun 1847, membuat Tyndall beralih profesi jadi guru. Lab praktik ilmiah pertama di Inggris,ia bentuk berdua dengan kimiawan Edward Frankland. Kemudian mereka meninggalkan Inggris,menimba ilmu di Marbury University, Jerman (referensi 5).
Lahir pada tanggal 2 Agustus 1820, dari keluarga tak berada, namun ilmu dan pendidikan,hal yang penting bagi orang tuanya.

Disisi lain  kimia mempunyai banyak manfaat karena segala aktivitas kehidupan manusia berkaitan dengan proses kimia. Mulai dari bernapas (terjadi terjadi ikatan antara HB (hemoglobin) dan Oksigen dalam darah, hal tersebut dapat dilihat pada alur proses bernapas) sampai ketika kita tidur pun tubuh kita tetap menjalankan reaksi kimia. hal tersebut dapat terjadi karena tubuh kita tersusun dari unsur-unsur kimia seperti karbon, air dan lain-lain. Bahkan ada salah seorang profesor yang bernama Prof. Morowitz, menghitung berapa harga tubuh manusia dengan mengkalkulasikan jumlah unsur atau senyawa yang terkandung dalam tubuh manusia dengan harga unsur atau senyawa tersebut (referensi 6).

Referensi:

http://kimia.upi.edu/utama/lulusan.htm

http://mynoble.wordpress.com/2009/11/19/informasi-jurusan-jurusan-kimia-di-perguruan-tinggi/

http://isepmalik.wordpress.com/2010/06/18/dunia-kimia-4/#comment-159

http://kimia.fmipa.ipb.ac.id/introduction.php

http://chemistry161.blogspot.com/2008/04/john-tyndall-pionir-kimia-lingkungan_14.html

http://rahmawatis09.student.ipb.ac.id/author/rahmawatis09/